Kamis, 06 April 2023

Koordinat Kutub


CONTOH 1:
Tentukan koordinat Cartesius dari setiap titik berikut ini yang dinyatakan dalam koordinat kutub.
a. P(8, 30o)
b. Q(6, 2π/3)
JAWAB :









Jadi koordinat Cartesiusnya adalah P(4√3,3)





Jadi koordinat Cartesiusnya adalah  





Lihat video untuk contoh 1







Koordinat Kutub Contoh 1




CONTOH 2:
Tentukan koordinat Kutub dari setiap titik berikut ini yang dinyatakan dalam koordinat Cartesius berikut ini.
a. P(6, 6√3)
b. Q(– 5, 5)
JAWAB :









Jadi, koordinat kutubnya adalah P(6, 60o) atau P(6, π/6)









Jadi, koordinat kutubnya adalah P( - 5, 135o) atau P( -5, 3π/4)





Lihat video untuk contoh 2







Koordinat Kutub Contoh 2




Nilai Sudut Istimewa


Nilai trigonometri dengan sudut istimewa (0o ,30o ,45o ,60o , dan 90o ) bisa langsung kita ketahui dengan menghafal nilai-nilai sudutnya, tetapi jika sudut istimewa yang akan kita hitung lebih dari 90o diperlukan konsep kuadran untuk menyelesaikannya, lihat gambar kudrat dibawah.





kuadran




Dengan menggunakan konsep kuadran diatas menghitung nilai sudut lebih dari 90o akan lebih mudah, luhat contoh menghitung nilai sudut istimewa dibawah ini.





CONTOH 1:





Tentukan nilai trigonometri berikut menggunakan kuadran





a. cos 120o
b. sin 150o
c. tan 330o
d. sin 420o
e. cos (- 30o)
f. sin (- 60o)
g. tan 1110o
h. sin 14π/3





JAWAB :









cos tetap positif (+) karena arahnya searah jarum jam dan berada di kuadran IV









1110o sudah 3x mengelilingi lingkaran dan bersisa 30o sehingga tan 1110o menjadi tan 30o .





Lihat video untuk contoh 1







Nilai sudut trigonometri dengan konsep kuadran contoh 1












Sudut Berelasi



Sudut berelasi adalah perluasan dasar ilmu trigonometri tentang kesebangunan pada segitiga siku-siku yang memenuhi untuk sudut kuadran I, kuadran II, kuadran II, dan kuadran IV. Dibawah ini akan saya sajika rumus-rumus sudut berelasi pada setiap kuadran, tetapi kamu tidak harus menghafal rumus-rumus tersebut karena divideo Contoh 1 saya akan memberikan cara cepat untuk menentukan sudut berelasi tanpa menghafal.









rumus sudut berelasi








Sudut berelasi sangat penting kita pelajari, karena dapat membantu dalam menyelesaikan soal identitas trigonometri dan limit trigonometri dengan cepat dan mudah.









Dengan konsep dasar sudut berelasi yang akan saya berikan di contoh 1 kamu tidak pelu menghafal puluhan rumus sudut berelasi diatas dan satu lagi wajib memahami materi nilai sudut istimewa dahulu sebelum mempelajari sudut berelasi karena materi tersebut sangat erat hubungannya dengan kuadran.









Ayo kita langsung lihat aja contoh berikut.









CONTOH 1: 











  1. Sederhanakanlah Jika memungkinkan menggunakan rumus perbandingan diatas


















JAWAB :









Berdasarkan rumus sudut berelasi, maka :

















2. Hitunglah nilai sudut trigonometri berikut

















JAWAB :









Berdasarkan rumus sudut berelasi, maka

















3. Hitunglah nilai sudut trigonometri berikut

















JAWAB :









Berdasarkan rumus sudut berelasi , maka :

















Lihat Video cara cepat untuk contoh 1











Konsep Dasar Sudut Berelasi Contoh 1








CONTOH 2 :









Diketahui sin 274o = m, maka tan 4o= ....









JAWAB :









274o = sin (270o + 4o)









274o =  – cos 4o









   m  =  – cos 4o









sehingga cos 4o = –  m =  -m/1









Buatlah perbandingan trigonometrinya dengan segitiga siku-siku.

Soal dan Pembahasan Suku Banyak-Tipe 1



Soal dan Pembahasan Suku banyak/Polinomial lengkap dengan tutorial video pembahasan. Soal berjumlah 20 butir pilihan ganda dengan indikator : mencari nilai suku banyak,kesamaan suku banyak, mencari hasil bagi dan sisa, teorema sisa, mencari akar-akar suku banyak, soal cerita suku banyak yang berhubungan dengan akar- akarnya.









Soal-soal pembahasan suku banyak bisa kamu langsung lihat video dibawah ini :











soal dan pembahasan suku banyak/polinomial








atau kalau kamu mau latihan dulu untuk menguji pengetahuan kamu boleh simak soal dibawah ini dan kunci jawaban ada di akhir soal.









*Note : semua soal dibuat secara mandiri oleh gulam halim, jika ada kesalahan jawaban atau soal silahkan tulis di komentar









SOAL 1









Diketahui suku banyak f(x)=x3-2x2+4x-5. Nilai f(2)=⋯.
A. 3
B. – 1
C. – 3
D. 13
E. 5









SOAL 2









Diberikan kesamaan suku banyak :









(2x2+4x+6)/(x3+2x2-x-2)≡A/(x2-1)+B/(x+2)
Nilai A + B = ….
A. 2
B. 4
C. 6
D. -2
E. 0









SOAL 3









Hasil bagi dan sisa suku banyak f(x)=x3+3x2-4x+1 oleh x+4 adalah ….
A. x2+x dan 2
B. x2-2x dan 1
C. x2+x+1 dan 1
D. x2-x dan 1
E. x2+x dan 4









SOAL 4









Sisa pembagian suku banyak f(x)=2x3+x2-ax+5 oleh x+1 adalah 7. Nilai dari 4a adalah ….
A. 4
B. 7
C. 12
D. – 4
E. – 16









SOAL 5









Hasil bagi dan sisa suku banyak f(x)=x4+x3-3 oleh x2+x+1 adalah ….
A. x2+x-1 dan x-1
B. x2-1 dan 2x+1
C. x2-1 dan x-2
D. x2-1 dan x+2
E. x2+1 dan x+1









SOAL 6









Jika suku banyak f(x)=x3-ax2+bx-1 dibagi x-1 dan x+1 masing-masing menghasilkan sisa – 3 dan – 7 . Nilai a + b = ….
A. – 4
B. – 3
C. – 2
D. – 1
E. 5









SOAL 7









Suku banyak f(x)=x4+5x3+ax2-bx-24 habis dibagi oleh x2+5x+6. Maka nilai a4-b adalah ….
A. 1
B. 2
C. 4
D. – 6
E. – 4









SOAL 8









Suku banyak f(x)=ax3+9x2+bx-4 habis dibagi oleh x+4 dan bersisa 10 jika dibagi oleh x+2. Maka nilai a dan b adalah ….
A. 2 dan 3
B. 2 dan – 3
C. 2 dan – 2
D. – 3 dan 2
E. 3 dan 2









SOAL 9









Suku banyak f(x) dibagi oleh x+3 dan x-1 masing-masing bersisa 6 dan 2. Sisa pembagian jika f(x) dibagi oleh x2+2x-3 adalah ….
A. 7x-9
B. -x+3
C. x-3
D. 7x+3
E. -7x-9









SOAL 10









Suku banyak f(x) dibagi oleh x-3 dan x+2 masing-masing bersisa x+17 dan x-8. Sisa pembagian jika f(x) dibagi oleh x2-x-6 adalah ….
A. 6x+2
B. 3x-4
C. -6x+8
D. -3x+4
E. -3x-4









SOAL 11









Suku banyak f(x) dibagi oleh x2-1 dan x2-4 masing-masing bersisa 5 dan -1. Sisa pembagian jika f(x) dibagi oleh x2+x-2 adalah ….
A. x+3
B. -2x-7
C. -2x+7
D. 2x-3
E. 2x+3









SOAL 12









Suku banyak f(x) dibagi oleh x-1 dan x-2 masing-masing bersisa 1 dan 3. Suku banyak g(x) dibagi oleh x-1 dan x-2 masing-masing bersisa -2 dan 10 . Sisa pembagian jika f(x).g(x)+1 dibagi oleh x^2-3x+2 adalah ….
A. 32x+33
B. x-2
C. 2x-1
D. 32x-33
E. 33x-32









SOAL 13









Akar- akar dari suku banyak f(x)=x3+4x2+x-6 adalah ….
A. { 1, - 1, 3 }
B. { - 1, 1, 3 }
C. { - 1, - 2, 3 }
D. { 1, - 2, - 3 }
E. { 1, - 2, 3 }









SOAL 14









Akar- akar dari suku banyak f(x)=x4+5x3-2x2-24x adalah ….
A. { 0, - 2, - 3, 4 }
B. { 0, 2, - 3, 4 }
C. { 0, 2, 3, 4 }
D. { 0, 2, - 3, - 4 }
E. { 0, - 2, 3, 4 }









SOAL 15









Salah satu akar dari suku banyak f(x)=2x3+3x2+bx+3 adalah – 3. Akar- akar yang lain adalah ….
A. { 2, 0 }
B. { -2, 1 }
C. { 1/2, -1 }
D. { 1/2, 1 }
E. { - 1/2, 1 }









SOAL 16









Diketahui suku banyak f(x)=x3-mx2-9x+9 salah satu akarnya berlawanan akar lainnya. Nilai x1+x2+x3= ….
A. 6
B. 4
C. 3
D. 2
E. - 1









SOAL 17









Diketahui suku banyak f(x)=x3+2x2-4x+3 mempunyai akar-akar x1, x2, dan x3. Nilai 1/x1 +1/x2 +1/x3 = ….
A. 4/3
B. – 4/3
C. 3/4
D. – ¾
E. 1









SOAL 18









Diketahui suku banyak f(x)=2x4-4x3+x2-4x+6 mempunyai akar-akar x1, x2, x3, dan x4. Nilai x12+x22+x32+x42 = ….
A. 3
B. 2
C. – 3
D. – 2
E. – 4









SOAL 19









Perkembangbiakan suatu bakteri dirumuskan oleh fungsi f(t)=t3+t2-t-1 . Jika t dalam menit , jumlah bakteri menjadi 144 pada menit ke…..
A. 3
B. 4
C. 5
D. 6
E. 7









SOAL 20









Suatu balok mempunyai ukuran panjang (5x+2)cm, lebar 3x cm, dan tinggi (3x-2) cm. Jika volume balok tersebut adalah 288 cm3. Luas permukaan balok adalah …. cm2
A. 36
B. 72
C. 144
D. 160
E. 288









HOME













KUNCI JAWABAN




JAWABAN







1A6E11E16D
2C7E12D17A
3D8A13D18D
4C9B14B19C
5C10A15D20E










KEDUDUKAN TITIK, GARIS, Dan BIDANG PADA BANGUN RUANG


KEDUDUKAN TITIK, GARIS, dan BIDANG PADA BANGUN RUANG





Dalam suatu bangun ruang terdapat tiga unsur yang dapat membentuk suatu bangun ruang yaitu, titik, garis dan bidang. Berikut adalah penjelasan mengenai tiga unsur tersebut .






  1. Titik
    Suatu titik tidak mempunyai ukuran (besaran), sehingga bisa dikatakan titik tidak berdimensi. Dalam matematika titik dipresentasikan dengan sebuah noktah “ . “ dan diberi nama menggunakan huruf kapital seperti dibawah ini.










  1. Garis
    Garis merupakan himpunan titik-titik yang anggotanya lebih dari satu titik. Tidak seperti titik sebuah garis mempunyai ukuran panjang bahkan garis bisa menentukan arah sehingga garis berdimensi satu. Untuk penamaan sebuah garis biasa menggunakan huruf kecil seperti garis g, h, k, l dan sebagainya, lihat contoh dibawah ini :










  1. Bidang
    Bidang merupakan himpunan dari garis-garis yang anggotanya lebih dari satu garis, sehingga bisa memiliki ukuran panjang dan luas.













AKSIOMA GARIS dan BIDANG





Aksioma 1 :





Melalui dua buah titik sembarang yang tidak berimpit hanya dapat dibuat sebuah garis lurus.









Aksioma 2 :
Jika sebuah garis dan sebuah bidang memiliki dua titik persekutian, maka garis itu seluruhnya terletak pada bidang









Aksioma 3 :





Melalui tiga buah titik sembarang tidak segaris hanya dapat dibuat sebuah bidang.









Kedudukan Titik Terhadap Garis
a. Titik terletak pada garis
Sebuah titik A dikatakan terletak pada garis m, jika titik A dapat dilalui oleh garis m









b. Titik di Luar Garis
Sebuah titik A dikatakan berada di luar garis m, jika titik A tidak dapat dilalui oleh garis m









Kedudukan Titik Terhadap Bidang
a. Sebuah titik A dikatakan pada bidang α, jika titik A dapat dilalui oleh bidang α









b. Sebuah titik A dikatakan berada di luar bidang α, jika titik A tidak dapat dilalui oleh bidang α













Untuk Lebih Jelasnya Perhatikan Contoh Berikut :





CONTOH 1:






  1. Diketahui kubus ABCD.EFGH. Tentukan titik sudut kubus yang terletak pada garis EG dan berada di luar garis EG









JAWAB :





Titik sudut kubus yang terletak pada garis EG adalah titik E dan G





Titik sudut kubus yang berada di luar garis EG adalah titik A, B, C, D, F, H






  1. Diketahui kubus ABCD.EFGH. Tentukan titik sudut kubus yang terletak pada bidang ABCD dan berada diluar AFH









JAWAB :
Titik sudut kubus terletak pada bidang ABCD adalah titik A, B, C dan D
Titik sudut yang berada diluar bidang AFH adalah titik B, C, D, E, G





LIHAT PENJELASAN VIDEO BERIKUT INI











Kedudukan Titik, garis dan bidang pada bangun ruang dimensi 3 Contoh 1





Kedudukan Garis Terhadap Garis Lain





a. Dua garis Berpotongan
Dua buah garis m dan n dikatakan berpotongan, jika kedua garis itu terletak pada sebuah bidang dan memiliki sebuah titik persekutuan. Titik persekutuan ini dinamakan titik potong.





dua garis m dan m berpotongan dititik A




















b. Dua Garis Sejajar
Dua buah garis m dan n dikatakan sejajar, jika kedua garis itu terletak pada sebuah bidang dan





tidak memiliki titik persekutuan.





garis m dan m berhimpit




















Garis m dan n sejajar




















c. Dua Garis Bersilangan
Dua buah garis m dan n dikatakan bersilangan, jika kedua garis itu tidak terletak pada sebuah bidang





Garis m dan n bersilangan




























Aksioma Dua Garis Sejajar





Aksioma 1 :
Melalui sebuah titik yang berada di luar sebuah garis tertentu hanya dapat dibuat sebuah garis yang sejajar dengan garis tertentu itu.









Titik A berada di luar garis n, sehingga melalui titik A dan garis m dapat dibuat bidang α dan melalui titik A dapat dibuat sebuah garis m yang sejajar garis n.





CONTOH 2:
Diketahui kubus ABCD.EFGH. Tentukan :
a. Rusuk-rusuk kubus yang berpotongan dengan EG
b. Rusuk-rusuk yang sejajar dengan CD
c. Rusuk-rusuk kubus yang bersilangan dengan EG









JAWAB :
a. FG, HG, EH, EF, AE, CG, HF
b. AB, HG, EF
c. CD, AB, BC, AD, BD





Lihat Penjelasan Contoh 2 divideo berikut :







Kedusukan Titik, Garis, dan Bidang Pada Bangun Ruang dimensi 3 Contoh 2




CONTOH 3:





Perhatikan kubus ABCD.EFGH dibawah ini. Tentukan :









a. Garis-garis yang berpotongan dengan AC.
b. Garis-garis yang sejajar dengan MN.
c. Garis-garis yang menyilang BC dengan tegak lurus
d. Garis yang sejajar dengan MG





JAWAB :





a. AB, BC, CD, AD, CG, AE, BD, GM, AN, NM





b. AE, BF, CG, dan DH





c. AE, DH, MN





d. AN





Perhatikan Penjelasan Video untuk Contoh 3







Kedudukan tiik, garis, dan bidang pada bangun dimensi tiga contoh 3




Kedudukan Garis Terhadap Bidang






  1. Garis Terletak Pada Bidang





Sebuah garis m dikatakan terletak pada bidang α, jika garis m dan bidang α itu sekurang-kurangnya memiliki dua titik persekutuan.





garis m terletak pada bidang alfa




b. Garis Sejajar Bidang
Sebuah garis m dikatakan sejajar bidang α, jika garis m dan bidang α itu tidak memiliki titik persekutuan.





garis m sejajar bidang α




c. Garis Memotong atau Menembus Bidang
Sebuah garis m dikatakan memotong atau menembus bidang α, jika garis m dan bidang α hanya memiliki satu titik persekutuan. Titik persekutuan ini dinamakan titik potong atau titik tembus.





garis m menembus bidang α di titik A




Kedudukan Bidang Terhadap Bidang






a. Dua Bidang Berimpit
Bidang α dan β dikatkan berimpit, jika setiap titik yang terletak pada bidang α juga terletak pada bidang β atau setiap titik yang terletak pada bidang β juga terletak pada bidang α.





bidang α berhimpit dengan bidang β




b. Dua Bidang Sejajar
Bidang α dan β dikatkan sejajar, jika kedua bidang itu tidak memiliki satupun titik persekutuan.





Bidang α sejajar bidang β




c. Dua Bidang Berpotongan
Bidang α dan β dikatkan berpotongan, jika kedua bidang itu memiliki tepat sebuah garis persekutuan. Garis persekutuan sering dinamakan garis potong yang merupakan tempat kedudukan dari titik-titik persekutuan.





Bidang α dan bidang β berpotongan dengan garis potongannya




d. Tiga Bidang Berpotongan
Jika tiga buah bidang berpotongan dan memiliki tiga buah garis persekutuan, maka kemungkinan kedudukan dari ketiga garis persekutuan itu adalah berimpit, sejajar, atau melalui sebuah titik.

















CONTOH 4:
Diketahui kubus ABCD.EFGH. Tulislah :









a. Bidang-bidang yang sejajar dengan garis BF
b. garis yang terletak pada bidang ABCD
c. garis-garis yang memotong bidang BCGF





JAWAB :
a. CDGH, ADEH
b. AB, BC, CD, AD, BD
c. AB, BD, DC, EF, HF, HG





Lihat Video untuk Contoh 4







Kedudukan titik, garis, dan bidang pada bangun ruang dimensi 3 contoh 4




CONTOH 5:





Diketahui kubus ABCD.EFGH. Tentukanlah:










  1. Rusuk-rusuk kubus dan diagonal sisi yang terletak pada bidang EFGH.




  2. Rusuk-rusuk kubus dan diagonal sisi yang sejajar dengan bidang EFGH.




  3. Rusuk-rusuk kubus yang menembus bidang EFGH.





JAWAB :





a. EF, EG, GH, EH, EG, FH





b. AB, BC, CD, AD, BD, AC





c. AE, BF, CG, DH





Lihat Video Untuk Contoh 5







Kedudukan titik,garis, dan bidang pada bangun ruang dimensi 3 Contoh 5




CONTOH 6 :






  1. Perhatikan kubus ABCD.EFGH





kubus ABCD.EFGH




Bagaimana kedudukan AC terhadap bidang :
a. ABCD
b. EFGH
c. BCFG
d. ABEF
e. CDHG
JAWAB :
a. Karena titik A dan C terletak pada garis AC dan bidang ABCD, maka garis AC terletak pada bidang ABCD.









b. Bisa dilihat pada gambar bahwa garis AC tidak memiliki titik Persekutuan terhadap bidang EFGH , tetapi karena garis AC sejajar dengan garis EG pada bidang EFGH maka garis AC sejajar dengan bidang EFGH









c. Jika dilihat pada gambar, titik AC menembus bidang BCFG di titik C









d. Jika dilihat pada gambar, titik AC menembus bidang ABEF di titik A









e. Jika dilihat pada gambar, titik AC menembus bidang CDHG di titik C








2. Bagaimana kedudukan AH terhadap bidang BDG ?
JAWAB :
Pada gambar diatas jelas bahwa garis AH sejajar garis BD yang terletak pada bidang BDG, sehingga garis AH juga sejajar dengan bidang BDG

Jumat, 31 Maret 2023

Soal dan Pembahasan Gradien, Garis singgung , Garis Normal Pada Kurva dengan Turunan-Tipe 1


Pelajari Soal dan Pembahasan aplikasi Materi Turunan untuk mencari gradien, gradien garis singgung,garis normal pada kurva. Soal-soal yang saya buat ini untuk memperdalam dan juga sebagai latihan dalam menghadapi ulangan harian, UTS,UAS Ujian sekolah bahkan sebagai dasar mempelajari soal-soal UTBK.





Bagi kamu belum belajar materi Turunan secara lengkap kamu bisa klik link TURUNAN FUNGSI ALJABAR, disitu dibahas secara detai materi dasar dan rumus dasar turunan fungsi aljabar.





Semua soal ada kunci jawaban di akhir soal. jika kamu mau langsung melihat soal dan pembahasannya bisa lihat video dibawah ini :







soal dan pembahasan Aplikasi Turunan mencari Gradien,garis singgung dan garis normal pada kurva




SOAL 1





Gradien garis singgung kurva y=2x2-4 yang melalui titik singgung (1, - 2 ) adalah ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5





SOAL 2





Persamaan garis singgung kurva y=√x+1 yang melalui titik absis 4 adalah ….
A. x+4y+8=0
B. x-4y-8=0
C. x-4y+8=0
D. -x-4y+8=0
E. -x+4y+8=0





SOAL 3





Persamaan garis singgung dari kurva y=1/3 x3+5/2 x2+6x+1 melalui titik (0, 1) adalah ….
A. y=6x+1
B. y=6x-1
C. y=-6x+1
D. y=-3x-1
E. y=3x+1





SOAL 4





Persamaan garis singgung dari kurva y=(2x-3)4 yang sejajar garis 8x-y+4=0 adalah ….
A. y=8x+13
B. y=8x-15
C. y=8x-6
D. y=-8x-6
E. y=-8x-13





SOAL 5





Persamaan garis singgung dari kurva y=8/x2 yang tegak lurus garis x+2y=6 adalah ….
A. -x-y=0
B. -x-2y+3=0
C. 4x-2y-9=0
D. 4x+2y+9=0
E. 2x-y+9=0





SOAL 6





Persamaan garis normal dari kurva y=x2-x+2 melalui ordinat 4 adalah ….
A. x+3y=14
B. x+3y=10
C. x+3y=-10
D. 3x-y=-1
E. 3x-y=-2





SOAL 7





Persamaan garis singgung pada kurva y=ax2+bx+4 melalui titik (- 1, 2) adalah x-y=5. Nilai a.b adalah ….
A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4





SOAL 8





Persamaan garis singgung pada kurva y=ax2+5x+6 melalui titik (- 5, 6) dan sejajar garis bx+y=12 adalah y=-5x-19. Nilai a + b adalah ….
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6





SOAL 9





Salah satu persamaan garis singgung kurva y=(2x-2)/(x+1) dengan gradien tan⁡ 45o adalah ….
A. y=x+8
B. y=-x+8
C. y=x-1
D. y=x+1
E. y=-x-8





SOAL 10





Persamaan garis singgung kurva y=√x yang melalui absis m dengan gradien 1/m adalah ….
A. x-4y-4=0
B. x-4y+4=0
C. x+4y+4=0
D. 4x-y+4=0
E. 4x-y-4=0







JAWABAN


1D6A11 16 
2C7D12 17 
3A8E13 18 
4B9A14 19 
5E10B15 20 





Soal Dan Pembahasan Turunan Fungsi Aljabar-Tipe 1


Haiii, asalamualaikum. bagi kamu yang mau persiapan ulangan harian turunan fungsi aljabar, nih saya kasih 15 tipe soal yang sering keluar di ulangan harian. Soalnya sangat variatif lho dari bentuk turunan fungsi aljabar polinomial sampai turunan bentuk akar.





Semua soal disini ada pembahasannya lho dalam bentuk video, kalau kamu mau langsung dipelajari yuk lihat video dibawah ini :







soal dan pembahasan turunan fungsi aljabar




Tapi kalau kamu mau langsung ngrjain dulu sambil latihan bisa lihat soal dibawah ini dan ada kunci jawabannya untuk mengecek hasil jawaban kamu.





SOAL 1





Turunan pertama dari y=3x4-2x3+4x-6 adalah ....
A. 12x3+6x2+4
B. 12x3-6x2+4
C. 3x3+2x2+4
D. 3x3+6x2+4
E. 3x3-2x2+4





SOAL 2





Turunan pertama dari y=(2x+3)(x-1) adalah ....
A. y'=4x+1
B. y'=4x-1
C. y'=2x+1
D. y'=x+1
E. y'=4x+3





SOAL 3





Turunan pertama dari fungsi f(x)=4∛x adalah ....





soal dan pembahasan turunan fungsi aljabar




SOAL 4





Turunan pertama dari fungsi aljabar f(x)=4(5x2-4x)6 adalah ….
A. (120x-96)(5x2-4x)5
B. (120x-96)(5x2-4x)4
C. (240x-96)(5x2-4x)5
D. (240x-48)(5x2-4x)4
E. (240x-96)(x2-4x)5





SOAL 5





Turunan pertama dari y=(3x+1)(2x-3)4 adalah ....
A. y'=(2x-3)4+8(3x+1)(2x-3)3
B. y'=3(2x-3)3+4(3x+1)(2x-3)3
C. y'=3(2x-3)4+4(3x+1)(2x-3)3
D. y'=(2x-3)4+2(3x+1)(2x-3)3
E. y'=3(2x-3)4+8(3x+1)(2x-3)3





SOAL 6





Turunan pertama dari fungsi g(x)=(3x-4)/(4x-3) adalah ....





soal dan pembahasan turunan fungsi aljabar




SOAL 7





Jika f(x)=(x2-4)/((2x-4)3 ), maka nilai f' (3)=⋯.
A. – 24
B. – 20
C. – 12
D. –8
E. – 4





SOAL 8





Diketahui f(x)=(-4x2+1)^3 dan g(x)=∛(x2 ), jika h(x)=f(x).g(x). Nilai f' (1)=⋯.
A. 298
B. 189
C. 198
D. 98
E. 89





SOAL 9





Turunan ke-2 dari fungsi f(x)=2x3+4x2-2x+1 adalah ….
A. 12x+2
B. 12x+4
C. 6x+4
D. 12x+8
E. 6x+8





SOAL 10





Diketahui fungsi f(x)=3∛(x2-1). Jika f' adalah turunan fungsi f, maka f'(3) = ... .
A. 0
B. 1
C. 3/2
D. – 1
E. – 3/1





SOAL 11





Diketahui suatu fungsi y=(x-1)/x, bentuk dy/dx= ... .
A. 1/x2
B. -1/x2
C. 1/x-2
D. 2/x2
E. x2





SOAL 12





Jika f(x)=(x3-2x+2)/(x2-x+2) dan f'(0)=-a/b, maka nilai a.b = … .
A. 0
B. – 1
C. – 2
D. 1
E. 2





SOAL 13





f' (x)adalah turunan pertama dari fungsi f(x)=(2x2+x-2)4 . Jika f' (a)=20, maka nilai 2a +3 = … .
A. 17
B. 43
C. 54
D. 70
E. 83





SOAL 14





Diketahui fungsi u(x)=(x+1)2, v(x)=(2x-1)3, dan w(x)=(x-2)4. Jika f(x)=u(x).v(x).w(x). Nilai dari f' (1)=⋯.
A. 44
B. 28
C. 24
D. 18
E. 12





SOAL 15











JAWABAN


1B6B11A16 
2A7A12C17 
3D8C13B18 
4C9D14E19 
5E10C15A20 




Soal Pembahasan PECAHAN-MATEMATIKA KELAS 4, 5, dan 6 SD LENGKAP

Asalamualikum saya akan meberikan contoh soal matematika SD tentang Pecahan lengkap dengan latihan soal pecahan.  Materi yang akan saya samp...