Minggu, 30 April 2023

Vektor Satuan


Vektor satuan adalah satuan vektor yang panjangnya satu satuan. Setiap vektor tidak nol dapat dibuat menjadi vektor satuan dengan cara membagi dengan panjang vektornya.






  1. Jika,









adalah vektor, maka









adalah vektor satuan yang searah dengan vektor a





2. Jika,









adalah vektor, maka









adalah vektor satuan yang searah dengan vektor a





CONTOH 1 :






  1. Diketahui vektor ,









tentukan vektor satuan a.





JAWAB :









Lihat Video Contoh 1 no. 1







Vektor satuan contoh 1





Perkalian Skalar Dua Vektor


     Perkalian skalar (scalar product) dua vektor disebut hasil kali titik atau perkalian titik (dot product) dua vektor.





1. Perkalian skalar dua vektor basis.













2. Sifat-sifat Perkalian Skalar Dua Vektor





    Jika a, b, c adalah vektor-vektor dan m adalah skalar  (bilangan real), maka berlaku sifat-sifat :













Mari kita aplikasikan rumus perkalian cros dan dot pada vektor pada contoh berikut.


CONTOH 1 :





Diberikan titik A(2,1),B(3,2),dan (6,-4) , jika , , mewakili vektor , dan . Tentukan nilai vektor :









JAWAB :





















Lihat video untuk contoh 1







Perkalian Skalar Vektor contoh 1





Vektor-vektor Segaris (kolinier), Sebidang (koplanar) dan tidak sebidang


A. Vektor-Vektor Segaris





Titik-titik A, B, dan C dikatakan segaris (kolinier), jika dan hanya jika










  , atau vektor a dan vektor b dikatakan segaris (kolinier), jika hanya jika










, dengan k bilangan real.





B. Vektor-Vektor Sebidang





Vektor-vektor a dan b yang bukan vektor nol dan tidak kolinear dikatakan sebidang (koplanar) dengan vektor c jika dan hanya jika terdapat  bilangan real (skalar) m dan n sehingga ,









C. Vektor-vektor tidak sebidang





Vektor-vektor a, b, dan c bukan vektor nol adalah tidak koplanar, jika dan hanya jika memenuhi hubungan









, sehingga p = 0, q = 0,  dan r = 0. Oleh karena itu vektor-vektor a, b, dan c  tidak koplanar, maka vektor-vektor itu membentuk basis di ruang dimensi tiga (di R3).


CONTOH 1 :






  1. Diketahui vektor a= (3, x, 8) dan b = (3, 9, y). Tentukan nilai 2x+y, jika vektor a dan b segaris.





JAWAB :









Jadi nilai 2x+y=2.1+24=26





2. Diberikan tiga buah titik A(2,-3,-5),B(4,3,7) dan C(8,p,q) ,jika titik-titik A, B, dan C segaris, hitung nilai p dan q. Kemudian tentukan rasio AB dan BC.





JAWAB :













Jadi AB : BC adalah :









Lihat video untuk contoh 1







Vektor Segaris Kolinier Contoh 1




CONTOH 2 :






  1. Diberikan vektor a = 3i + 2j +k , b = 2i - j + 4k, dan c = 4i + 5j -2k .Jika  koplanar dengan a dan b , tentukan vektor c .





JAWAB :





karena vektor tersebut koplanar, maka berlaku rumus :









Gunakan persamaan 1 dan 2 (bebas) :






Lihat Video untuk contoh 2







Vektor Koplanar contoh 2

PANJANG PROYEKSI VEKTOR


1.. Proyeksi skalar ortogonal a pada b





     Hasil proyeksi skalar misalnya c maka :









2. Proyeksi vektor ortogonal a pada b





    Hasil proyeksi skalar misalnya c maka :









CONTOH 1 :






  1. Diketahui vektor a = 3i +2j - 2k dan b = i +2j + 2k. Tentukan :





a. proyeksi skalar ortogonal a pada b





b. proyeksi skalar ortogonal b pada a





JAWAB :





a. proyeksi skalar ortogonal a pada b









b. proyeksi skalar ortogonal b pada a






2. diketahui vektor a = 3i +2j dan b = i +2j





a. proyeksi vektor ortogonal a pada b





b. proyeksi vektor ortogonal b pada a





JAWAB :





a. proyeksi vektor ortogonal a pada b









b. proyeksi vektor ortogonal b pada a









3. Diketahui vektor a = 3i + 2j, b = -mi + 2 j dan proyeksi skalar ortogonal vektor a pada b adalah (-5)/√13 . Tentukan nilai m.





JAWAB :









Kedua ruas dikuadratkan sehingga ,









Jadi nilai m = 9/23 dan m =3





Lihat video untuk contoh 1







Proyeksi ortogonal Skalar dan Vektor contoh 1




CONTOH 2:






  1. Diberikan vektor a = (2,-1) , b = (3, -2) dan c = (1,-1) , Tentukan :





a. Panjang proyeksi ortogonal vektor c pada (a + b)





b. Proyeksi ortogonal vektor (a - c) pada 2b





JAWAB :





a. Panjang proyeksi ortogonal vektor c pada (a + b)





buat nilai (a + b) dahulu









panjang proyeksi ortogonal vektor c pada (a + b) kita anggap adalah d, sehingga :









b. Proyeksi ortogonal vektor (a - c) pada 2b





cari nilai (a - c) dahulu,









panjang proyeksi ortogonal vektor (a - c) pada 2b kita anggap adalah d, sehingga :










Lihat video contoh 2







Proyeksi Ortogonal Vektor dan Skalar Contoh 2

Selasa, 18 April 2023

TURUNAN KE-N FUNGSI TRIGONOMETRI


Turunan ke-n/Turunan Tingkat Tinggi





Turunan ke-n adalah turunan tingkat tinggi. Yang kita bahas kali ini adalah turunan tingkat tinggi bentuk fungsi trigonometri. 





Sebelumnya kita harus mengenal notasi turunan ke-n, misalnya :





Turunan ke-2 biasanya ditulis y” atau f”(x) atau









Turunan ke-3 biasanya ditulis y’” atau f’”(x) atau









Dan seterusnya...





Agar lebih mudah memahami, simak contoh penyelesaian turunan tingkat tingginya.





Agar lebih mudah memahami, simak contoh penyelesaian turunan tingkat tingginya.
CONTOH 1 :
1. Tentukan turunan ke-2 dari fungsi trigonometri berikut :
a. f(x)=sin⁡x
b. f(x)=cos2 3x
c. f(x)=sec⁡2x
2. Tentukan turunan ke-3 dari fungsi trigonometri berikut :
a. f(x)=cos⁡x
b. f(x)=tan⁡(2x-30o )+tan⁡45o





JAWAB :






  1. Tentukan turunan ke-2 dari fungsi berikut :













2. Tentukan turunan ke-3 dari fungsi berikut :













Lihat Video untuk CONTOH 1 :







Turunan ke N fungsi trigonometri

APLIKASI SOAL TURUNAN FUNGSI TRIGONOMETRI


APLIKASI SOAL TURUNAN





Disetiap kehidupan yang kita lalui sehari-hari tidak luput dengan yang namanya penyelesaian suatu kejadian atau solusi yang diselesaikan secara matematis. Misalnya dalam materi turunan trigonometri ini ada permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diselesaikan oleh turunan trigonometri.


Berikut ini adalah aplikasi soal turunan dalam kehidupan hari-hari





CONTOH 1:





Pada hari yang cerah, tiang bendera setinggi 8 meter menghasilkan bayangan yang berubah sesuai sudut ketinggian Matahari. Misalkan s adalah panjang bayangan dan θ sudut elevasi Matahari (lihat gambar). Tentukan laju perubahan panjang bayangan θ ketika θ = 45◦. (Ekspresikan jawaban dalam satuan meter/derajat)









JAWAB :





Variabel s dan tinggi bendera 8 m sesuai dengan perbandingan tangen maka dapat kita gunakan perbandingan :









Sehingga laju perubahan panjang bayangan ketika









Ubah satuan radian (rad) menjadi derajat (deg)









Jadi ketika θ = 45◦  , panjang bayangan berkurang (karena hasilnya bertanda negatif)  mendekati 0,28 m/derajat





LIHAT VIDEO PENJELASANNYA







Aplikasi Turunan Pertama Fungsi Trigonometri contoh 1

Senin, 17 April 2023

PEMBAHASAN SOAL UTBK SUKU BANYAK 2015-2018


SBMPTN MATEMATIKA SAINTEK 2018





SBMPTN 2018





Sisa pembagian p(x)=x3+Ax2+Bx+C oleh x+3 adalah 2. Jika p(x)  habis dibagi oleh x+1 dan x-1, maka A + 2B – 3C =….





A. 10 B. 11 C. 12 D. 12 E. 14





JAWAB : B





Video Pembahasan






https://youtu.be/J6gSB29nuEo
Sisa Pembagian Suku banyak SBMPTN 2018




SBMPTN 2017 MATEMATIKA SAINTEK
Sisa pembagian polinom p(x) oleh (x2 – 4 ) adalah (ax + b). Jika sisa pembagian p(x) oleh (x – 2) adalah 3 dan sisa pembagian p(x) oleh (x+2) adalah – 5, maka nilai 4a + b adalah ….
A. – 4
B. – 2
C. 2
D. 4
E. 7





JAWAB : E










PEMBAHASAN :







SUKU BANYAK Pembahasan SBMPTN SAINTEK 2017




SBMPTN 2017 MATEMATIKA SAINTEK
Ada dua buah nilai konstanta C yang membuat kurva y=(x3+6x+C)/(x2+x-2) tepat memiliki satu asimtot tegak. Hasil penjumlahan kedua nilai C tersebut adalah ….
A. 10 B. 11 C. 12 D. 13 E. 14
JAWAB : D





Video Pembahasan







Matematika Saintek SBMPTN 2017- Suku banyak




SBMPTN MATEMATIKA SAINTEK 2016
Diketahui sisa pembagian suku banyak f(x)-2g(x), oleh x2+x-2 adalah x+3, sisa pembagian 2f(x)+g(x) oleh x^2-3x+2 adalah x+1, maka sisa pembagian f(x)g(x) oleh x-1 adalah ….
A. 23/24
B. 18/24
C. – 21/25
D. – 48/25
E. – 50/36
JAWAB : D





Video Pembahasan







Sisa Pembagian f(x) .g(x) oleh (x -1) - Matematika Saintek SBMPTN 2016

Soal Pembahasan PECAHAN-MATEMATIKA KELAS 4, 5, dan 6 SD LENGKAP

Asalamualikum saya akan meberikan contoh soal matematika SD tentang Pecahan lengkap dengan latihan soal pecahan.  Materi yang akan saya samp...