Maksud dari turunan ke -n adalah turunan ke-2, ke-3, ke-4 dan seterusnya. turunan ke-n biasa juga di sebut turunan tingkat tinggi karena lebih dari satu kali di turunkan.
Turunan ke-n biasanya digunakan untuk menguji apakah suatu fungsi yang akan di turunkan mempunyai titik belok. untuk menguji fungsi tersebut dibutuhkan turunan ke-2.
CONTOH 1: 1. Dengan menggunakan uji turunan kedua, tentukanlah nilai balik maksimum atau nilai balik minimum dari fungsi f(x)=-x2-2x+3 JAWAB: Turunan pertama dan kedua dari fungsi f(x)=-x2-2x+3 adalah f' (x)=-2x-2 dan f"(x)=-2 Titik stasioner fungsi f tercapai bila f' (x)=0 , maka
Nilai stasionernya f(-1)=-(-1)2-2(-1)+3=4 Untuk x=-1 diperoleh f"(-1)=-2<0 , maka menurut uji turunan kedua, fungsi f mempunyai nilai balik maksimum di x=-1. Jadi, fungsi f(x)=-x2-2x+3 mempunyai nilai stasioner f(-1)=4 dan jenisnya merupakan nilaibalik maksimum.
2. Dengan menggunakan uji turunan kedua, tentukanlah nilai balik maksimum atau nilai balik minimum dari fungsi f(x)=4x2+6x-4
JAWAB: Turunan pertama dan kedua dari fungsi f(x)=4x2+6x-4 adalah f' (x)=8x+6 dan f"(x)=8 Titik stasioner fungsi f tercapai bila f' (x)=0, maka
Untuk x=-3/4 diperoleh f"(-3/4)=8>0 , maka menurut uji turunan kedua, fungsi f mempunyai nilai balik minimum di x=-3/4. Jadi, fungsi f(x)= f(x)=4x2+6x-4 mempunyai nilai stasioner f(-3/4)=-25/4 dan jenisnya merupakan nilai balik minimum.
3. Dengan menggunakan uji turunan kedua, tentukanlah nilai balik maksimum atau nilai balik minimum dari fungsi f(x)=x3+10x2+12x-6
JAWAB: Turunan pertama dan kedua dari fungsi f(x)=x3+10x2+12x-6 adalah f' (x)=3x2+20x+12 dan f"(x)=6x+20 Titik stasioner fungsi f tercapai bila f' (x)=0 , maka